Minggu, 04 Desember 2011

KONSISTENSI DI DALAM INKONSISTENSI


-renungan malam minggu, 2 Desember 2011

Zaman semakin edan, pergaulan semakin tidak terkontrol. Anak muda bebas berkeliaran dengan modal energi muda dan materi dari orang tuanya. Yang lebih edan, orang tua yang sudah bau tanah berusaha menutupi ubannya dengan berlagak muda, walaupun hasilnya sudah jelas NOL BESAR tapi tetep mereka lakukan. EMANG EDAN zaman sekarang ini!
                                                   
Mengapa demikian? jelas ada penyebabnya. dan salah satunya adalah Konsistensi di dalam Inkonsistensi yang diterapkan orang tua pada anak mereka sejak usia dini. Nahloh ko orang tua mengajarkan hal begitu? Kebanyakan orang tua tidak menyadari tindakannya. Karena memang, tindakannya itu terselubung di dalam alasan yang kuat *katanya. Bagai bom buku, terlihat begitu elegan tapi di dalamnya mengerikan.

Sobat, ketika ada orang tua yang melarang anaknya menggunakan kendaraan karena jalanan sedang ramai dan anak itu mematuhinya. Tetapi saat sang orang tua menginginkan dibelikan sesuatu yang tempat penjualnya jauh sehingga harus menggunakan motor untuk menempuhnya maka orang tua akan bersikeras menyuruh anaknya walaupun sang anak telah berkata takut karena jalanan sedang ramai. Ketika seorang anak dilarang keluar rumah saat sareupna *Waktu maghrib karena pamali katanya lalu anak itu mematuhinya, akan tetapi saat anak menolak permintaan orang tuanya untuk dibelikan sesuatu di warung tetangga dengan alasan pamali, maka orang tua itu bersikeras menyuruh anaknya pergi ke warung. Saat orang tua mengajarkan anaknya jangan suka berbohong, tetapi saat terdengar kabar bahwa akan ada tukang kridit menagih hutang, sang ayah menyuruh anaknya berbicara bahwa ayah tidak ada di rumah kalau ada tamu yang menanyakan. Dan sang anak pun mematuhinya, mengatakan “ayah tidak ada” ketika ada tamu datang ke rumah. Saat tukang kredit yang datang, sang ayah baik-baik saja, tetapi saat orang yang akan memberikan sesuatu kepada sang ayah tidak jadi memberikan barang yang dibawanya karena kata anak sang ayah tidak ada, maka seketika sang ayah murka pada. Aneh, padahal kan ayahnya sendiri yang menyuruh kalau ada tamu bilang ayah tidak ada. Tidak semua memang, tapi pada umumnya demikian. Sobat mau memungkiri? Silahkan saja, tapi kalau itu tidak terjadi mungkin negeri ini sudah menjadi negeri yang MAJU! Setuju?

Konsistensi di dalam Inkonsistensi, dan sebaliknya. Memang telah mendarah daging. Tidak hanya di rumah, di sekolah, perkantoran, dan dimana-manapun telah dilakukan oleh berbagai kalangan. Tanpa disadari telah menjadi budaya. Astaghfirullah. Kalau sejak dini telah menerapkan fikrah seperti itu, maka tidak heran kalau sudah dewasa nanti akan tetap dilakukan, contohnya melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang telah disepakati. Kita konsisten dengan ketertiban dengan berpartisipasi menyepakati peraturan, tapi inkonsisten dalam pelaksanaannya. Dan masih banyak contoh yang lainnya.

Sobat pernah mengalaminya? Tidak masalah, asal segera berubah. Sobat, untuk merubah kebiasaan memang tidak mudah. Tapi kalau kita memiliki kemauan dan niat yang kuat kenapa tidak. Perubahannya tidak signifkan? Tidak menjadi persoaalan, karena semua berjalan perlahan, itu manusiawi. Yang terpenting teruslah belajar, dan jangan pernah merasa diri paling benar.

SEMOGA INDONESIA SEMAKIN BERSIH!

repost-berita paling berkesan



Kiri ke Kanan: Abraham, Yunus

Jakarta - Nama Abraham Samad secara mengejutkan terpilih menjadi Ketua KPK. Pria Makassar ini menggeser Yunus Husein yang disebut-sebut mendapat restu Istana. Bahkan anggota Setgab dikabarkan sempat pecah gara-gara ada pihak-pihak yang tidak mendukung Yunus. Seperti apa kisahnya?

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom, Sabtu (3/12/2011), anggota Setgab bahkan sampai menggelar lobi di sebuah hotel di Jakarta pada Kamis (1/12) malam.

Beredar kabar, fraksi-fraksi menolak karena Yunus diduga dekat dengan kekuasaan sehingga akan mengganggu kerja KPK. Ini terbukti dengan masih aktifnya Yunus di Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Bahkan yang lebih ditakuti oleh fraksi-fraksi di DPR, Yunus pernah menyandang jabatan ketua PPATK. Yunus diyakini mengetahui, dan memegang seluruh transaksi mencurigakan semua orang.

Kepastian Yunus terpental dan nama Abraham dijagokan, akhirnya keluar dari mulut anggota Komisi Hukum DPR dari Fraksi Partai Golkar, Bambang Soesatyo pada Jumat (2/12). Bambang mengklaim jika enam fraksi yakni Golkar, PDIP, PKS, PPP, Hanura dan Gerindra, telah sepakat memilih Bambang Widjojanto dan Abraham Samad menjadi pimpinan KPK. Dua nama itu dinilai indenpenden dan mampu menuntaskan kasus Bank Century. Keduanya dinilai masih steril dari kekuasaan.

"Kita kan konsolidasi terus, enam fraksi sepakat memilih BW (Bambang Widjojanto) dan Abraham," kata Bambang di sela-sela proses pemilihan empat pimpinan KPK di Gedung DPR, Senayan, Jumat (2/12/2011).

Namun kabar kesepakatan di dalam Setgab ini ditepis oleh Sekretaris FPD DPR, Saan Mustopa. Menurut Saan, Setgab koalisi tidak membicarakan nama-nama capim KPK.

"Sampai saat ini kita belum membicarakan soal nama capim KPK. Ya itu keputusan masing-masing fraksi," kilah Saan, saat dikonfirmasi detikcom terpisah.

Terpentalnya Yunus juga disayangkan Demokrat. Politikus Demokrat yang juga Ketua Komisi Hukum DPR Benny K Harman kecewa berat dengan terlemparnya Yunus. 

"Ya kecewa, tapi bagaimana lagi, politik ya begitu. Suara rakyat kan suara Tuhan," ucap Benny K Harman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/12) kemarin.

Panitia seleksi (pansel) calon pimpinan KPK juga mengungkapkan kekecewaannya dengan hasil akhir pemilihan pimpinan KPK yang dilakukan oleh wakil rakyat tersebut. Meski begitu, Pansel menghormati hasil keputusan tersebut.

"Kalau kami, itu hasil yang jauh dari harapan Pansel," ujar mantan anggota Pansel Saldi Isra kepada detikcom, hari ini.

Sementara alasan dipilihnya Abraham, sebagai Ketua KPK, anggota Komisi III dari F-PKS, Indra, melihat komitmen serius Abraham untuk memberantas korupsi. Dengan darah muda, Abraham juga diyakini bakal bisa membuat lembaga ini lebih bergigi.

"Saya lihat semangat komitmen Abraham tidak tebang pilih, dia juga janji ungkap kasus besar dan tidak ingin seperti pemain sinetron," papar Indra di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/12).

Bagaimana dengan Bambang Widjojanto yang tidak terpilih menjadi Ketua KPK? Hal ini diduga kuat karena Bambang yang dinilai terlalu kritis. Diyakini, anggota DPR semakin takut jika gerak-gerik mereka diawasi. Bahkan isu yang beredar, nama Bambang masuk untuk 'bonus'.

Sedangkan tidak terpilihnya kalangan internal KPK yakni Abdullah Hehamahua dan Handoyo Sudrajat, sumber menyebutkan, jika kedua nama itu tidak terlalu populer di kalangan dewan.

Namun siapapun Ketua KPK-nya, publik memimpikan Indonesia bebas dari para koruptor. Ditunggu aksi-aksi heboh para pimpinan KPK untuk menyapu bersih korupsi di bumi Indonesia ini.

Sebelumnya, Komisi III memilih Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Zulkarnain dan Adnan Pandu Praja menjadi pimpinan KPK. Abraham terpilih menjadi Ketua KPK menggantikan Busyro Muqoddas.

***


Dari artikel terkait juga dikatakan, bahwa "Semenjak proses seleksi, setahu saya, ibu di rumah terus shalat tahajud, berpuasa, dan mendoakan anaknya itu. Openg memang paling dekat dengan ibu" http://nasional.kompas.com/read/2011/12/03/00345573/Abraham.Samad.Ketua.KPK.yang.Dulu.Suka.Berkelahi

Minggu, 27 November 2011

Hari Guru

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih,  menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan nasional (UU No 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen).


Begitulah posisi guru di mata negara Republik Indonesia. Profesionalitasnya diperlukan guna membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dengan tugas utamanya mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada anak usia dan jalur pendidikan tertentu membuat posisi guru menjadi sangat berpengaruh dan mulia. Coba bayangkan, bila di dunia ini tidak ada guru yang mendidik dan membagikan ilmunya, mau jadi apa dunia ini.

Mendidik adalah hal pertama yang disebutkan dalam rangkaian tugas utama guru di Indonesia. Itu artinya guru memiliki peran yang penting dalam pembentukan karakter anak didiknya. Maka tidaklah salah bila ada peribahasa mengatakan "Guru kencing berdiri, murid kencing berlari.". Tingkah laku, cara bicara, orientasi berpikir, dan pengetahuan yang dimiliki seorang guru akan dicerna oleh muridnya. Dan biasanya hasil pencernaan itu akan menghasilkan zat yang lebih dari apa yang dia cerna. Dengan kata lain bila guru mengajarkan satu, maka muridnya akan melakukannya dua.

Begitu sentralnya posisi guru di dunia ini, sampai-sampai ketika kota Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom Atom oleh sekutu, yang ditanyakan pertama kali oleh Kaisar Jepang adalah "Berapa orang guru yang tersisa?". LUAR BIASA. 


"gurulah pelita, penerang dalam gulita... jasamu tiada tara..."

Sobat, marilah kita hargai guru kita. Di zaman modern ini, pemikiran telah berkembang dengan pesat. Kita harus dapat memilah dan memilih mana yang pantas dan tidak untuk ditiru. Namun jangan sampai kita secara terang-terangan mengatakan TIDAK pada guru kita.

Selamat Hari Guru! :)

Jumat, 19 Agustus 2011

Spiritttt and Motivation!!!!

Dua kata di atas sudah sangat familiar di telinga kita. Sering dibicarakan dalam media non maupun electronic. Meski demikian, percaya atau tidak dua hal ini merupakan dilema bagi sebagian besar orang. Banyak diantara mereka yang tidak memiliki semangat dan motivasi lagi, yang menjerumuskan pada hal-hal yang negatif (naudzubillah, semoga kita tetap dilindungi oleh Allah SWT... amiin). Dari mulai mabuk-mabukan, gila, sampai bunuh diri dapat dialami oleh orang yang sudah tidak memiliki semangat dan motivasi.

Oleh karena itu, maka sangatlah penting bagi kita, terutama para remaja yang sedang dalam masa sangat rentan. Saya punya beberapa beberapa saran yang dapat anda pertimbangkan guna menumbuhkan semangat dan motivasi. Cekidot!!!

     1.    Lihat sejauh mana km sudah beraksi
saat anda ingin meraih sesuatu, analogikan dengan perjalanan panjang yang anda tempuh  untuk mencapai suatu tempat. Saat anda merasa jenuh degan jalan itu, atau bahkan anda merasa sangat lelah karena jalan yang anda lalui teramat jelek, lihatlah anda telah berada dimana untuk membangkitkan semangat anda. Bicara pada diri anda sendiri, “kalo aku kembali, jarak aku ke titik awal sama saja dengan jarak yang aku tempuh untuk mendapatkan sesuatu yang aku idamkan.” , “ah aku sudah tanggung berjalan sampai kemari, lagi pula di sana ada yang aku inginkan, rintangan segini tidak ada apa-apanya.”

     2.    Lihat hasil yang akan km dapatkan
Ini merupakan resep yang sangat manjur buat memompa semangat, saat anda lesu dalam meraih yang anda dapatkan.. ingat-ingat kembali apa yang akan anda dapat dengan usaha anda.

     3.    Ingat-ingat orang yang akan anda buat merasa bangga dengan hasil yang anda peroleh
Bila dalam diri sendiri sudah benar-benar tidak ada hasrat, maka jalan ini merupakan jalan yang wajib ditempuh. Ingat-ingat dalam kepala anda, ada orang yang akan bangga dengan diri kita bila kita bisa. Teman, pacar, kerabat, sahabat, orang tua dan orang yang menyayangi anda akan merasa sangat senang dengan keberhasilan anda. Apakah anda tidak senang bila melihat orang lain senang dengan diri kita?????

     4.    Berprasangka baik
Saat usah kita sudah dirasa maksimal, tapi hasil yang diperoleh tidak seperti yang kita inginkan. Berprasangka baiklah. Karena denga begitu, anda akan terstimulus untuk kembali berdiri bergera menantang! Camkan dalam kepala anda, “TIDAK ADA SESUATU YANG TIDAK BERMANFAAT (untuk kegiatan yang baik tentunya^^).” Bila ketika akan ulangan apa yang kita pelajari tidak ada dalam soal ulangan, mungkin lain kali soal itu akan ada. Lagipula tidak ada yang salah dengan sebuah ilmu pengetahuan. Coba terapkan itu untuk hal yang lain.

     5.    Berwudu
Ini merupakan tindakan ajaib yang dapat mendongkrak semangat. Berwudhu dengan benar selain suci dari hadast kecil, juga memberikan efek segar pada diri. Dan itu akan memberikan semangat!!

     6.    Shalat
Saat anda merasa benar-benar lelah, shalatlah. Karena untuk shalat sebelumnya anda akan berwudhu, dan ketika anda shalat pikiran anda akan direfresh. Ketika takbiratul ikhram, unsur ruhiahna beralih.  Anda akan berkonsentrasi pada satu Zat saat anda shalat, dan itu akan merefresh otak anda, sehingga setelah anda shalat anda akan kebali merasa segar dan konsentrasi kembali stabil. (CATATAN : shalatnya yang khusyu, santai lah minimal, jangan kayak mau ngejar maling. :D )

    7.    Berpeganglah selalu pada Allah SWT
karena semangat dan motivasi adalah karunia dari-Nya.

     8.    Ingatlah kembali niat awal km
Selalu lakukan ini saat anda mengalami kejenuhan, dan niat anda hampir beralih.

Sabtu, 13 Agustus 2011

TETAP IKHTIAR DAN TAWAKAL

Berikut sebuah kisah yang diambil dari buku Karena Allah Tidak Tidur karya Ahmad Rifa’i Rif’an sebagai pembuka tulisan kali ini. Pada suatu malam, seorang santri di sebuah pesantren secara sembunyi-sembunyi keluar dari majelis kajian. Dengan langkah kaki yang hati-hati ia segera menuju ke rumah ustadznya yang tidak jauh dari pesantren.  Tempat yang ia tuju adalah belakang rumah ustadz. Kebetulan di belakang rumah sang ustadz ada pohon mangga yang sedang berbuah lebat.

Ia memanjat pohon dengan lincah sambil membawa karung yang telah dipersiapkannya sejak sore hari. Ia memetik mangga satu per satu, hingga karung yang dibawanya terasa berat. Kemudian ia turun, dan bergegas menuju kamar pesantrennya.

Di pesantrennya, ia membagi-bagikan buah mangga itu ke teman-temannya. Ia makan beramai-ramai di dalam kamar.

Pagi harinya, tanpa melalui penyelidikan yang berbelit-belit, si pelaku pencurian mangga itu pun ketangkap. Ternyata beberapa teman yang tak kebagian mangga sengaja melaporkan siapa yang telah mencuri mangga tadi malam.

Si pelaku pun diintrogasi langsung oleh sang ustadz.
“Mengapa kamu mencuri?”
Dengan entengnya santri itu menjawab, “Sudah takdir, ustadz.”
“Takdir gundulmu.” Ustadz itu pun menjewer  telinga santrinya, memuntirnya, hingga kepala santri itu muter-muter mengikuti arah jeweran.
“Aduh, sakit, Ustadz. Kok saya dijewer sih, ustadz? Saya mencuri ini kan sudah takdir dari Allah!”
Sang ustadz degnan entengnya menjawab, “Lho, jeweran ini juga takdir!”

Begitulah gambaran seseorang yang mengalami kemandegan dalam menafsirkan arti takdir. Banyak di kalangan kita yang sering berbicara “ah apa boleh buat”, “ah saya pasrah saja.” Seolah pikiran kita telah terpola kalimat, “semua sudah diatur, mau ngapain kerja terlalu keras, toh kalau takdir saya jadi orang kaya pasti kaya dengan sendirinya.” Syukur kalau kaya, nah kalau yang takdirnya miskin ngomong kaya gitu mau jadi apa!

Allah SWT telah berfirman dalam surat Al-Anfal ayat 53 “....sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang diberikan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.” Itu merupakan dasar yang jelas untuk kita agar terus berusaha dalam meraih apa yang kita cita-citakan.

Seorang muslim sejati adalah dia yang suka bekerja keras, bukan para pemalas yang lebih senang menggunakan kata-kata “pasrah saja”, “aku cape”, “tidak akan mungkin berhasil”. Kata-kata demikian lebih tepat digunakan oleh orang yang telah berputus asa dan tidak memiliki semangat lagi hingga ia siap untuk dimasukan ruangan gas. Tidak tepat bila dikatagorikan sebagai muslim sejati. Walalupun memang tidak dapat disangkal Allah memiliki kekuasaan penuh untuk menentukan apa yang Dia kehendaki seperti yang tertulis dalam Al-Qur’an “Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh).” (QS. Ar Ra’ad : 39). Tetapi ingatlah firman Allah dalam surat Al-Anfal ayat 53, dan janji Allah itu pasti akan dipenuhi.

“Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali do’a.” (HR Sunan Ibnu Majah). Dalam surat Al-Baqarah ayat 186 disebutkan “... aku mengabulkan permohonan orang-orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”.
                
Pembaca yang budiman, teruslah berusaha dan jangan pernah berputus asa atas rahmat Allah SWT, bila mana takdir baik belum menghampiri kita, bersabarlah. Karena Allah lebih mengetahui apa yang tidak kita ketahui. KEEP SPIRIT!!!!!

MEMBUAT DIRI SENDIRI BAHAGIA DAN ATAU MEMBAHAGIAKAN ORANG LAIN

Kebahagian, adalah hal yang mutlak diperlukan oleh setiap manusia. Kebahagian akan membawa kita pada perasaan dan kehidupan yang lebih baik. Dimana akan selalu ada semangat dalam menjali kehidup sehari-hari.
Berbicara tentang kebahagian, adalah hal yang sudut pandang dan cara meraihnya sangat relatif. Kebahagian yaitu suatu kondisi dimana hati kita merasa senang setelah mendapatkan apa yang kita inginkan. Mengapa dikatakan relatif??? Jawabannya tentu karna setiap perasaan, cara pikir, sudut pandang, dan gaya hidup manusia berbeda-beda.

Membuat diri sendiri bahagia??? Ya, mutlak perlu dilakukan agar hidup kita berjalan lebih nyaman. Tapi apakah mesti dengan merusak kebahagian orang lain (saudara kita)??? Untuk orang yang berhati jawabannya tentu tidak. Kebahagian tersebut dapat diraih dengan lebih banyak cara. Daripada merenggut kebahagian orang lain... kenapa kita tidak mencara jalan lain??? Dengan melihat ke sekeliling kita, lihat keadaan mereka yang lebih terpuruk dari kita, lihat mereka yang tidak lebih beruntung dari kita, lihat mereka yang tidak dapat menikmati masa hidupnya dengan lebih baik dari kita. Selain itu, berfikirlah positif. Segala kejadian pasti memiliki hikmah dan merupakan bagian dari perjalanan yang sangaaaaaat panjangggg.... dan akan mengantarkan kita pada pemikiran yang lebih dewasa dan bijaksana. Orang yang mimiliki prasangka yang buruk masuk pada kelas 3 (direktur Kirin di film drama Dream High ^^). Itu masuk akal, karena bila pikiran kita disesaki dengan prasangka yang buruk tentu kita akan jauh dari kebahagian. Setiap langkah orang lain akan kita anggap sebagai ancaman, dan bayangan ketakutan akan senantiasa menghantui.

Kebahagian diri... apakah itu cukup untuk hidup yang begitu bermakna ini??? Menurut pandangan saya itu tidaklah cukup! Ada orang lain di sekeliling kita, orang-orang yang tersenyum saat melihat wajah kita, orang-orang yang melambaikan tangan pada kita, orang-orang yang mengucapkan salam pada kita, dan lebih dari itu ada orang-orang yang mencintai dan menyayangi kita, yang rela mengorbankan diri mereka demi kita. Melihat hal-hal seperti itu, tentulah penting bagi kita untuk membuat orang lain merasakan kebahagian. Bagi saya, melihat orang lain tersenyum dan tertawa lepas lebih berarti dari senyum dan tawa saya. Saya bisa berdiri di belakang panggung jika bisa membuat mereka yang suka berada di atas panggung tersenyum. Hiduplah untuk kebahagian diri atau bahagiakanlah orang lain (Playful Kiss, dengan sedikit perubahan ^^).


Sering terdengar, bahwa kebahagian itu layaknya kupu-kupu. Semakin dikejar semakin menjauh dan hanya hinggap di tempat-tempat yang tenang dan bunga yang indah. Itu masuk akal, segala sesuatu sudah ada yang mengatur. Jika takdir baik belum sampai pada kita, mau dikejar bagaimapun tidak akan berhasil didapat. Tapi jangan sampai menjadikan hal tersebut alasan untuk hanya berdiam diri, karna untuk menjadi bunga yang indah haruslah tumbuh di tempat yang baik dan dengan parawatan yang baik pula ^^.

Jika dapat menemukan hal yang senantiasa membuat diri bahagia, tentulah hidup akan terasa lebih nyaman. Maka temukanlah... carii hal itu di setiap hal, saat anda mendengarkan musik, saat anda menari, saat anda menyanyi, saat anda menggambar, saat anda menulis, saat anda menyendiri dan menatap panorama, atau yang lebih dari itu semua saat anda mengingat Allah SWT, saat anda mengembalikan segalanya pada-Nya, saat anda mengucapkan syukur, saat anda membaca dan mendengarkan Al-Qur’an, dan saat anda bersujud dengan pasrah dan ikhlas pada-Nya. Selalu ingat, segala yang terdapat di dunia ini pastilah sirna, satu-satunya yang tidak akan sirna hanya Sang Pencipta semesta dan isinya, juga segala yang Dia kehendaki untuk keabadian. Jadilah orang yang berpikir, menatap kedepan, dan melakukan perbaikan-perbaikan. ^_^

Minggu, 07 Agustus 2011

Titik Tolak

bismillahirrahmanirrahim
Tahun ini merupakan titik balik bagi saya, dan segala yang telah lalu menjadi bahan pertimbangan untuk setiap langkah yang saya tempuh.

"Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar." #Sayyidina Umar Bin Khattab. Itulah penggalan kata mutiara dari seorang sahabat yang mulia sepanjang zaman, disegani semasa ia hidup dan setelah ia meninggal. Manusia yang namanya masuk pada buku 100 orang paling berpengaruh di dunia (buku ini sebagai bukti tidak untuk sebagai rujukan khusus). Kata-kata tersebut berpengaruh besar dalam hidup yang saya jalani. "Hidup itu terus belajar untuk meraih ilmu, dan untuk meraih ilmu itu haruslah belajar tenang dan sabar", begitulah kepala saya menafsirkan kata-kata itu. Membuat saya tidak angkuh dan merasa diri paling benar. Sehingga Alhamdulillah saya dapat menerima nasehat dari orang lain.

Pembaca yang budiman, alangkah indahnya hidup ini bila kita dapat selalu membuka hati kita untuk hal yang baik. Menerima nasehat dengan lapang dada, dan menganggap kritikan adalah batu loncatan untuk melompat ke tempat yang lebih baik. Alangkah ni'matnya bila saat kita sendiri, kita senantiasa mengoreksi diri dan mengevaluasi hal-hal yang telah kita perbuat. Dengan langkah seperti itu insyallah jiwa kita jauh dari sifat angkuh yang menyesatkan.

"Dalam hidup itu buatlah perubahan, dan untuk membuat perubahan berjuanglah untuk menguatkan hati". Wassalmu'alaikum warahmatullah.