Minggu, 24 Juli 2016

MAKNA MATEMATIKA


Andi Hakim Nasution menulis buku berjudul “Landasan Matematika”. Buku yang terbit tahun 1977 (naskah edisi kedua) tersebut membahas dasar-dasar matematika. Pada salah satu bagiannya, diuraikan dengan sederhana dan lugas tetapi mendalam terkait makna istilah “matematika”. Berikut ini cuplikan lengkapnya:

     Makna Istilah Matematika
     Istilah “matematika” berasal dari kata Yunani “mathein” atau “manthanein” yang artinya “mempelajari”. Mungkin juga kata itu erat hubungannya   dengan kata Sansekerta “medha” atau “wedya” yang artinya ialah “kepandaian”, “ketahuan”, atau “inteligensi”. Di buku ini tidak digunakan istilah “ilmu pasti”. Kata “ilmu pasti” timbul sebagai terjemahan kata “wiskunde” dalam bahasa Belanda sewaktu panitia istilah bahasa Indonesia mulai bekerja di zaman pendudukan Jepang. Besar sekali kemungkinannya bahwa kata “wis” telah ditafsirkan sebagai “pasti”, karena di dalam bahasa Belanda ada ungkapan “wis en zeker”. Memang “zeker” berarti “pasti”, tetapi “wis” di sini lebih dekat artinya ke “wis” dari “wisdom” dan “wissenschaft”, yang dengan demikian erat pula hubungannya dengan “wedya”. Oleh karena itu “wiskunde” sebenarnya harus diterjemahkan sebagai “ilmu tentang belajar” yang sesuai dengan arti “mathein” pada matematika.
     Selain itu penggunaan kata “ilmu pasti” untuk “mathematics” atau “wiskunde” seakan-akan membenarkan pendapat bahwa di dalam matematika semua hal sudah pasti dan tidak pernah dapat berubah lagi. Seperti dapat diamati pada pembahasan sebelumnya (pada bagian lain buku ini, dia menjelaskan tentang postulat Euklidus dan usaha-usaha ahli matematika lain seperti Ptolemaios, Proklus, Nasruddin (1201-1274), John Wallis (1616-1703), Carl Fiedrich Gauss (1777-1855), Janos Bolyai (1802-1860) dan Nikolai Ivanovich Lobatchevskii (1793-1856) untuk membuktikan postulat kelima Euklidus sebagai dalil -pen), tidaklah demikian halnya yang kita jumpai di dalam matematika. Kalau kita ganti anggapan yang dijadikan landasan pembangunan sistem, berubah pulalah bentuk sistem itu. Selain itu, di dalam matematika sering sekali kita membuat perkiraan dan pendugaan, terutama dalam analisis numerik dan di dalam statistika. Semua kesimpulan yang kita buat berdasarkan teori statistika sama sekali tidak pasti.
     Jadi istilah “matematika” lebih tepat digunakan daripada “ilmu pasti”, karena memang benarlah, bahwa dengan menguasai matematika orang akan belajar mengatur jalan pemikirannya dan sekaligus belajar menambah kepandaiannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar